Sejarah Beridirinya Kecamatan Carita

Konon, nama Carita berhubungan erat dengan pembangunan Mesjid Caringin yang didirikan pada tahun 1883 sewaktu Daendels membuat jalan Anyer-Panarukan. Beberapa muslim yang dipaksa menjadi pekerja rodi membelot dan lari ke selatan dipimpin oleh Abdurakhman yang merupakan keturunan Syarif Hidayatullah. Kemudian mereka bermukim di Caringin dan mendirikan masjid. Pada tahun 1883 desa Caringin ditinggalkan oleh penduduknya karena terjadi gempa bumi akibat gunung Krakatau meletus.

Keadaannya menjadi hancur dan gersang setelah 10 tahun ditinggalkan akhirnya mereka kembali ke Caringin tahun 1893. Sekembalinya mereka ke Caringin tak lama kemudian datang seorang ulama yang bernama Syekh Asnawi bersama dengan penduduk secara gotong royong membangun masjid. Masjid ini diberi nama masjid Caringin sampai sekarang. Syekh Asnawi adalah putra KH. Mas Abdurahman (penghulu Caringin) dan ibunya Ratu Syafiah (Keturunan Sultan Banten) yang lahir pada tahun 1852. Masjid menjadi pusat syiar Islam dan menjadi basis perjuangan rakyat Banten. Diperkirakan asal penamaan Carita tersebut dari kata cerita ; cerita dari perjalanan sejarah tersebut atau cacarita; yang berarti kegiatan berdakwah.

TUGAS POKOK :

Meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat desa dan atau kelurahan yang  meliputi :

  1. Menyelenggarakan Urusan Pemerintahan umum;
  2. Mengoordinasikan kegiatan pemberdayaan masyarakat;
  3. Mengoordinasikan upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum;
  4. Mengoordinasikan penerapan dan penegakan Perda dan Peraturan Bupati;
  5. Menyelenggarakan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan umum;
  6. Mengoordinasikan penyelenggaraan kegiatan pemerintahan yang dilakukan oleh Perangkat Daerah ditingkat kecamatan;
  7. Membina dan mengawasi penyelenggaraan kegiatan desa atau sebutan lain dan/atau kelurahan;
  8. Melaksanakan sebagian tugas Bupati yang dilimpahkan kepada Camat;
  9. Melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Kabupaten yang tidak dilaksanakan oleh unit kerja Pemerintahan Daerah Kabupaten yang ada di kecamatan; dan
  10. Melaksanakan tugas lain yang diperintahkan oleh peraturan perundang-undangan.

FUNGSI :

  1. penyusunan program dan kegiatan Kecamatan;
  2. pengoordinasian penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan;
  3. penyelenggaraan kegiatan pembinaan ideologi negara dan kesatuan bangsa;
  4. pengoordinasian kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat;
  5. pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan terhadap kegiatan di bidang ketentraman, ketertiban dan kebersihan;
  6. pelaksaaan pembinaan penyelenggaraan bidang pendapatan asli daerah;
  7. pelaksanaan pembinaan penyelenggaraan bidang kesejahteraan sosial;
  8. pelaksanaan penatausahaan Kecamatan;
  9. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Email facebook instagram twitter

Luas Wilayah : 41,87 Ha
Letak Geografis : Dataran
Batas Wilayah
- Barat : -
- Timur : -
- Utara : -
- Selatan : -
Pemerintahan
- Jumlah Desa/Kelurahan : 10
- Jumlah RW : 56
- Jumlah RT : 155
- Jumlah KK : 8272

Lokasi Kecamatan